Selasa, 02 Desember 2014

Nothing

ada rindu yang menyesakkan dada
meski senyum menutupinya
namun tak mampu mencegah air mata

kau adalah anugrah dalam hidup
menggores tinta baru dalam kisahku
tapi tetap tak mampu ku meraihmu
terbuai dalam angan bayang syahdumu

di sudut hati yang gulita
terpapar sejuta harapan ku padamu
namun tak pernah mampu tuk ku katakan
menjadi puing kalbu dalam batinku

meski mataku masih memandangmu
entah mengapa hatimu menjauh dariku
perlahan kucoba mngejarmu
sejenak kau luput dari mimpiku

terangkai suatu kisah
ketika hujan menantikan pelangi
maka ia harus tinggalkan singgasananya
dan menghilang ditelan cahaya

ketika ku pandang langit
separuh pikirankuterbayang wajahmu
spearuh hatiku merindukanmu
dalam diam, aku masih menantimu



Minggu, 07 September 2014

Saybia - The Second You Sleep

You close your eyes
And leave me naked by your side
You close the door so I can't see
The love you keep inside
The love you keep for me
It fills me up
It feels like living in a dream
It fills me up so I can't see
The love you keep inside
The love you keep for me

I stay to watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
It gives me time to stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
I wish by God you'd stay

I stay awake
I stay awake and watch you breathe
I stay awake and watch you fly
Away into the night
Escaping through a dream
I stay to watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
It gives me time to stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
I wish by God you'd stay

Hey...
Stay...

I stay to watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
It gives me time to stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
It gives me time to stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you'll be gone
I wish by God you'd stay
Stay
Stay
Stay...

I wish by God you'd stay






 

Selasa, 10 Juni 2014

Hilang

setitik hujan basahi jiwa....
semilir hembus angin goyahkan raga....
sekilas memandang ke langit luas....
tak ada terang walau seberkas....

perlahan kaki terus melangkah...
menapak padang gersang tak bertuan...
sejenak hati terbayang sebuah kisah....
lantunkan melodi untuk cinta yg terbuang...

pasang surut arus kehidupan...
mengantarkan rasa menuju sebuah harapan....
namun tak mampu hilangkan sebuah luka...
menggores pilu hati yang ada....

ketika diri tak mampu pahami....
untuk apa mencoba meraih sebuah mimpi....
ketika diri tak bisa mengerti...
apalah arti menanti bila sudah tak disini...

saat cinta coba tuk bertahan....
bersama angan lewati badai duka...
namun hanya kesepian yg menghadang...
hanya terjatuh dan hilang dalam kenangan....

Jumat, 23 Mei 2014

Akhir Penantian

rasa ini tak lagi membuat bahagia...
tangis dan luka ada dalam setiap jejaknya...
ketika hati ini ingin memberontak...
namun tak mampu karna tak bisa menolak....

cinta memang bahagia...
namun dalam bahagia slalu ada luka...
entah harus berbuat apa...
menikmati atau menimbun luka....

ketika air mata mengalir deras...
hanya harapan yg berusaha menghapusnya...
meski tetap tak mengubah realita...
hanya sekedar pemanis untuk sebuah cerita....

saat penantian panjang tak kunjung usai...
bagaimana lagi hati ini harus berbuat....
dalam hati hanya terisak menahan rasa....
merangkai mimpi yg telah berpuing...

secercah cahaya yg pernah tersirat....
tak juga muncul di tengah kegelapan...
bersama kelam terpaku dalam duka....
berharap akhir dari suatu penantian...



 

Sabtu, 19 April 2014

Lirih

kunyanyikan senandung lagu....
ku untai bait bait puisi....
merangkai kata satu persatu....
hanya untuk mengisi kosongnya hati....

detik pun terus berlalu...
sunyi masih menemani....
terbayang lagi kenangan itu....
bersama dingin memecah sepi....

ku kembali duduk di sudut ruang hati...
menata kenangan yang tlah menjadi puing....
masih menunggu hadirnya mimpi....
yang mungkin hanya menjadi serpihan perih....

kembali teringat bayangan itu.....
lengkungan yg menghiasi langkah hidupku....
cahaya yg mengiringi setiap detikku
walau perlahan menjauh dari pandangku.....

mungkin memang tak mungkin menggapai bintang....
jika hanya duduk terdiam dan memandangnya....
tapi aku hanyalah seorang pecundang....
yang hanya menunggu sesuatu yg tak mungkin ada di genggamannya.....

hati memang masih menangis....
tapi tak pernah berani menghapus air mata ini....
mungkin terlalu takut...
atau mungkin hanya tak sanggup untuk tertawa....

masih ku simpan semua rindu....
merintih dan menjerit ingin keluar dari belenggunya....
namun hati ini masih menahan....
berharap kelak ia akan menjawabnya....


 


Senin, 02 Desember 2013

mungkin..

setiap kata yg terucap....
ada makna yg tersembunyi....
setiap harapan yg tertanam....
ada arti yg belum ditemui....

mungkin....
ketika ku melihat ke depan....
ketika ku merasa tegar....
namun....
di saat itulah aku terpejam....
di saat itu pula aku terjatuh....

mungkin....
ketika ku taruh harapan dalam diam....
suatu saat engkau kan mengerti maksud hati ini....
namun....
mimpi hanya tinggal harmoni usang....
yang dimainkan oleh hati yg telah terbuang....

mungkin....
ketika ku tersenyum....
ketika ku tertawa....
engkau akan tau ada harapan yg tersirat...
namun...
harapan yg ada hanyalah angin lalu....
yg telah menyapu mimpi yg terlukis di benakku....

mungkin...
ketika ku menunggu....
menanti dengan semua kata rindu....
engkau akan mengacuhkanku....
namun....
hanya luka dan sakit yg menoleh....
menyayat hati laksana pedang....

dalam derai air mata....
di balik ufuk hati yg kelabu....
di sandaran hati yg usang....
aku masih menantimu.....

mungkin kau takkan pernah tau.....
atau hanya berpura-pura tidak tau.....
tapi aku tak menginginkan kau tau.....
biarlah waktu yg kan menunjukkan semua padamu.....


Sabtu, 16 November 2013

serpihan luka ini

ketika senyum tak lagi terlukis...
ketika harapan perlahan terkikis....
perlahan diri ini mulai menangis....

saat gelap malam menyelimuti langit...
terdapat hati yg berselimut menanti matahari....
saat mimpi kembali menjadi angan...
yang tersisa hanya puing-puing kehampaan....

lelah diri ini tuk menunggu...
menanti harapan yg semu...
lelah hati ini mengharap...
meniti jalan hanya tuk dapatkan kehampaan....

tak pernah bisa ku tuk meraihmu...
tak akan mungkin hati ini tuk miliki cintamu....
hanya sekedar mimpi....
yang sesaat menjadi pelangi...

kemana lagi ku gantung semua mimpi...
bersandarkan sepi, kuratapi semua ini....
tak ada lagi cahaya untuk ku terangi jiwa ini...
menyimpan sakit yg terus menusuk hati...